Untuk Kakaku Tercinta

Tak terasa putaran roda usia tinggal merenggut masa….Rasa bahagia membuncah meluapkan energi ilahi. Putih…Suci…dan Mengharukan.., November adalah sebuah kesaksian…, Saksi dua insan yang saling berjanji atas nama Cinta Ilahi..,

Aku bahagia..aku bangga….dan aku bersyukur..

Bersiaplah wahai bidadari nan cantik jelita…siapkan Imanmu..siapkan Ilmumu..siapkan tekadmu…

Ikatan ini bukan ikatan biasa..ikatan ini simbol perjuangan dua insan.., dalam jalan juang ini ada pahit, sedih, senang duka akan kau lalui bersama.

Maaf daku tak bisa memberi apapun untukmu..

Maaf daku hanya bisa memberi doa tulus untukmu

Kakak…selamat menanti bahagia…dari adekmu di yogyakarta

 

Hendri okarisman

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Resensi: Moga Bunda disayang Allah 2

Akhirnya hati karang luluh jua. penyebabnya sepele. Setelah menolak mentah-mentah tawaran Bunda untuk mengurus merpati, Karang seperti biasa mencari bar untuk minum setiap malam. Malam itu agak berbeda. Bar tempat bisasa karang minum tiba-tiba tutup. Karang berkeliling kota untuk mencari bar lain guna memuasakan keinginannya. Tiba-tiba karang bertemu dengan dua orang lansia (Lanjut Usia). kondisinya memprihatinkan. baju kumal dan kotor ditambah bau aroma yang tidak sedap dari tubuh mereka. Kedua lansia tersebut sedang diganggu oleh berandal jalanan. Karang hemdak , membantu, tapi kedua lansia tersebut menolak. salah seorang dari mereka berkata ” Urus saja dirimu sendiri!, kami tidak mau dibantu oleh orang yang untuk mengurus dirinya sendiri saja tidak mampu!”. Karang tersentak. hatinya bahkan lebih tersentak ketika mengetahui bahwa kedua orang tersebut adalah orang cacat. Lansi pertama menderita kebutaan, sedangkan lansia yang kedua menderita tuli. Allah telah membuka hatinya, Karang membayangkan begitu sulitnya seorang anak tiga tahun lamanya tanpa mata dan telinga. Dia menangis ketika melihat kedua lansia tersebut saling membantu. yang satu melihat tapi tak mendengar dan yang satu lagi mendengar tapi tak melihat.

Begitu senangnya Bunda ketika melihat Karang datang. Seketika tanpa sopan santun karang masuk keruang makan dan melihat merpati kcil yang sedang menggeram dan membanting-banting makannan di hadapannya. “Sejak kapan kalian memperlakukan anak ini seperti binatang”. tuan HK marah. sedangka bunda hnya tersenyum, menahan sakit akan tajamnya pertanyaan Karang.Karang memulai pembicaraan. dia menyetujui untuk mengurus merpati, tapi dengan sebuah syrat yang menurut tuan HK adalah syarat yang sangat berat. Syaratnya adalah karang mendapat hak preogratif atas apa yang ingin dia kerjakan dan lakukan kepada Merpati. Melihat wajah Bunda istrinya, akhirnya tuan HK menyetujui syarat tersebut. Karang langsung melihat merpati, kemudian dia memegang tangan merpati dengan keras. merpati berontak. akhirnya sebuah pukulan mendarat di tangan merpati “Diam!” teriak karang denagn keras. Merpati diam, bikan karena suara karang yang keas, melainkan karena sebuah sensasi berupa pukulan yang ia daptkan. seumur-umur merpati belum pernah mendapatkan pukulan atau tidndakan keras lainnya. Tuna HK naik pitam “Tenang tuan. anak ini memang perlu diajarkan bagaimana rasanya kasih sayang dan pukulan, mana sendok untuk makan dan mana bola untuk dilempar, masalahnya anak tuan ini buta dan tuli!, ia tidak mendapt informasi apapun tentang benda dan sekelilingnya. bahka untuk membedakan ibunya dan bapaknya saja ia tidak tahu”. Tua HK dan bunda diam seketika.

Hari pertama karang menegakan sebuah aturan pada merpati yakni “Tidak boleh makan kalo tidak menggunakan sendok”. rasionalisasinya supaya merpati paham bahwa alat yang dia pegang adalah alat untuk makan bukan untuk di lempar. Selama tiga hari melati dipaksa terus untuk memegang sendok, walaupun akhirnya sendok tersebut dilempar. alhasil selama tiga hari tiga malam merpati tidak makan sesuap apapun. Bunda menangis. Tapi tangisannya terkadung makna doa akan perkembangan merpati.

Hari yang ditunggu tiba, rasa lapar yang dirasakan merpati akhirnya memaksa ia menggunakan sendok yang selama ini karang kenalkan setiap pagi untuk sarapan. tangannya bergetar dan sup yang diambilnya terkadang tumpah ke lantai. Bunda menangis haru. tapi keharuan tersebut baru permulaan dari sekian pengetahuan baru yang haru segera di dapat merpati. Aturan kedua yang karang terpakan adalah mengosongkan semua barang-barang di ruang atas tempat kamar dan tempat merpati bermain. Tujuannya adalah karang ngin mengenlakan barang-barang baru beserta fungsinya pada merpati. Benda kedua setelah mengenalkan sendok kepada merpati adalah kursi. merpati dipaksa untuk duduk dikursi jika ia ingin makan. Alhasil walau dengan waktu yang cukup lama merpati mau duduk dengan manis dan makan sendiri menggunakan sendoknya. Sekali lagi bunda menangis.Tapi menurut karang perkembangan ini sangat kecil. Harus dicari alternatif baru/ cara baru untuk menolong merpati.

Tuan HK akhirnya mengetahui sejarah kelam dari Karang. Ia naik pitam ketika tahu bahwa karang telah menewaskan 18 orang anak seusia merpati. Kini ia tak melihat lagi wajah belas istrinya. pikirannya hanya satu yakni karang harus segera meninggalkan rumahnya. Ia meminta istrinya untuk mengusir karang. walau sudah ada kemajuan dari merpati dia masih risau dengan keselamatan merpati. Untungnya tuan HK berangkat ke Siangupura untuk keperluan bisnis. Tuan haka berpesana dengan nada mengancam, kepada istrinya bahwa setelah ia pulang dari singapura Karang harus sduah angkat kaki dari rumahnya.

Keyakinan Bunda tak tergoyahkan, keyakinan yang kuat sekuat Karang. Ia tidak akan membiarkan seorang manusia berhati malaikat yang Allah turunkan kepadanya untuk pergi meninggalkan cita-itany. cita-cita untuk melihat erpati kembali tersenyum dan berkata “Bunda Merpati Cyang Bunda”. Karang masih tetap ada di rumah itu. karang berpikir keras bagaimana caranya berkomunikasi dengan merpati. bagamana caranya membuka sebuah pintu agar arus informasi bisa masuk ke  otak dan hati merpati.

Sudah dua minggu merpati tetap tidak ada perkembangan. Kalaupun ada itu masih perkembangan lama yakni makan dan duduk. selebihnya tidak ada.Pagi itu tuan HK datang, bagitu marahnya ia karena karang masih ada di rumahnya.Bunda berusaha menjelaskan perkembangan merpati. tuan HK terdiam emudian matanya bergrilia mencari dimana merpati. Bunda, karang dan HK terkejut ketika tidak menemukan merpati di sekitar temapt permainan. Karang berlari keluar dan melhat merpati sedang asyik menari-nari mengadahkan tangnyya di tengah guyuran hujan. Merpati tertawa. Merpati menggeram layaknya bocah kesenangan. Dari sana karang sadar bahwa ada hal yang bisa dimanfaatkan untuk kemajuan merpatai, apa itu? ya, tangan manusia adalah salah satu bagian dari organ tubuh kita yang sensitive. Mungkinkah tangan bisa digunakan untuk berkomunikasi?

Akhirnya karang berhasil membuka pintu yang selam tiga tahun ini sulit dibuka. Dengan menempelkan tangan merpati di mulut karang, merpati bisa merasakan getaran, dan bisa membuatnya paham akan sesuatu hal. Merpati menggeram bukan hanya asal menggeram, ia menggeram mungkin sedang bertanya apa ini? siapa ini? lalu bagaimana ini? dsb. akhirnya kunci terbuka. arus informasi mengalir begitu derasnya bagi merpati. kadangintonasi geraman merpati terus meninggi. itu artinya ia sedang meinta penjelasan lebih tentang suatu hal yang baru ia pahami.

Disuatu malam tangan merpati masih menepel di mulut bunda. Sebelum ia tertidur pulas ia menggeram sambil tersenyum. Bundapun tersenyum dan paham dengan apa yang dikatakan puterinya. sebuah kata yang selama ini ia nanti-namtikan. Merpati berkata “Bunda…Semoga Bunda disayang Allah…” dan bunda pun menagis….

Disaat aku merindukan engaku BUNDA^_^

Hendri Okarisman..

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Resensi Novel:Moga Bunda Disayang Allah

Hup.inilah sebuah novel yang memaksa saya menguras air mata. Novel Luar Biasa. Bahasanya simple. Syarat makan dan membuat saya mengenyampingkan buku ilmu penyakit dalam yang sudah terbuka. Novel ini ditulis oleh Tree lee tidak terlalu tebal. tapi cukup membuat pusing menebak alur cerita diawal-awal novel. Novel ini menceritakan tentang sebuah keluarga Kaya yang berada diasuatu kota. Keluarga ini tinggal disebuah rumah mewah nan megah di perbukitan kota. Bunda dan tuan HK adalah penghuni rumah tersebut. Tuan HK adalah seorang pembisnis yang memilki pabrik besar pemproduksi barang-barang kebutuhan masyarakat. Disamping ramah dan dermawan keluarga ini mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat. Hal tersebut lebih di sebabkan kaen akhlak beliau dan kontribusi keluarga Tuan HK dalam mengurangi pengngguran di kota tersebut selama berpuluh-puluh tahun. Tuan HKdan bunda adlah psangan yang serasi dan romantis. dibalik keharmonisan tersebut, ada nilai kesabaran dan kesetiaan yang dibuktikan dengan berusahanya mereka menati momongan selam tga belas tahun lebih. Kebahagiaan itu datang seorang gadis mungil bermata jeli, cantik dan mengemaskan bernama Merpati hadir sebagai karuni Allah di tengah keluarga mereka. Enam tahun sudah kini umur merpati. Tapi kebahagiaan itu sudah tiga tahun pergi. Tepatnya diusia merpati yang ke 3 mereka berlubir kesebuah pulai bernama Mikronesia. Pulau indah dengan sejuta pesona pantai dan laut. Kejadian tak terduga terjadi. Merpati gadis nan lucu menggemaskan terhentak dan terjatih stak berdaya setelah sebuah piring terbang tepat mengenai kepala imutnya. Serasa di cabut nyawa mendadak, bunda dan tuan HK telah kehilangan nikmat Allah yang tak terhingga bagi anaknya. Melati buta dan mendadak tuli. Didamping hal itu, otak belakang merpati terganggu yang berakibat hilangnya seluruh memory dan daya ingat miliknya. Merpati seolah terlahir seperti bayi kembali. tanpa ilmu pengetahuan. Dan yang lebih mengiris hati. Bocahkecil itu kehilangan jalan untuk mendapat pengetahuan yakni mata dan telinga. Yang ada di benakanya adalah gelap dan sunyi. dai tidak mengenal kosakata, tidak bisa membedakan benda tidak bisa mengungkapkan emosi, tidak tahu mana bunda dan tuan HK,.Arg..bisa kita banyangkan. Buta sekaligus tuli dengan hilangnya memory. Yang bisadilakuakn melati saat ini hanyalah manggaum..,melempar setiap benda di rumahnya. mungkin setiap hari ada selusin benda pecah belah yang dia lempar.

Di sisi yang lain hiduplah seorang pemuda yang selam tiga tahun ini mengalami depresi berat. jiwanya tergoncang. setelah sebuah peristiwa yang tidakakan pernah dia lupakan selamanya. Namanya adalah karang. Seorang pemuda berbadan tegap berwajah tampan dan berotak cerdas. Dia adalah sekian pemuda yang beruntung.semasa kecil karang adalah seorang anak gelandangan. sampai akhirnya seorang tua membawanya pulang dan membuat sebuah rumah singgah untuk para anak jalanan. karang kecil terus menimba ilmu. karena kecerdasannya ia mendapatkan banyak beasiswa untuk melajutkan study. Karang meiliki cita-cita yang mulia, terilhami dari bapak angakatnya ia memilii impian untuk membentuk rumah belajar bagi anak-anak jalannan sepertinya agar mampu mencicipi indahnya pendidikan. Cita-citany mulai terwujud. Disamping karanga dalah pemuda yang sangat peka dan sangat mudah dekat dengan anak-anak, dia adalah salah satu pelopor berdirinya sekolah gratis untuk anak-anak jalanan. ampai sebuah peristiwa menghancurkan hidupnya. Karang beserta 26 anak jalanan bianaanya sedang berwisata kesebuah pulau. Hari yang cerah berubah menjadi duka. ketika perjalanan pulang. Allah menguji keimannnay. Kapal yang ditumpanginya beserta anak-anak itu dihempas badai besar. Kapal terbalik. dan 18 anak binannya meninggal seketika karena tidak bisa berenang dan kedinginan. Setelah itu hidupnya berubah 180 drajat. walaupun dia lolos dari tuntutan pengadilan. Dia tetap merasa bersalah. dia menyalahkan dirinya yang telah mengajak anak-anak tersebut berwisata.

Berpuluh-puluh dtim dokter telah berusaha menangani masalah merpati. berpuluh-puluh car telah dilakukan bunda untuk mengobati merpati. Dari dokter dalam negeri sampai luar negeri hasilnya tetap saja. Nol. Rasa putus asa sebagai manusia terkadang menghampiri. tapi bunda tidak pernah berputus asa. dia tidak merasa bahwa Allah tidak adil kepadanya. dia hanya merasa bahwa ini adalah ujian kesabaran. Layakyna  nabi Ayub as yang sabar dengan penyakitnya.kejadian terakhir menyakiti dirinya. ketika ditangani dokter Singapura Melati meronta dan menggiggit tangan dokter tersebut sampai nyaris putus. Tim dokter marah dan menyarankan agar tuan HK membawa  merpati ke rumah sakit jiwa. Bunda menangis di sepertiga malamnya.

Sepucuk suratdatang ke kamar pemuda yang suka mabuk itu. tapi surat itu tidak pernah ia buka. samapi akhirnya surat itu mengunung karena sang pengirim tidak lelah mengirim surat setiap hari kepadanya. Ya surat itu dari bunda kepada lintang. Atas dasar seorang dokter cantik yang baru saja menamatkan sekolah kedokterannya yang bernama kinasih, Bunda mengirim surat kepada Karang. Akhirnya bunda menemu karang di gubuk tuanya. alangkah terkejutnya bunda melihat garangnya wajah karang. rambut panjang yang tidak potong. dan sikap kasar kepadanya. tapi itu tak menyurutkan bunda untuk terus meminta. meminta agar karang mau melihat merpati dan mau membantunya mengobati merpati dengan cara papun, dengan syarat apapun. Hati karang masih tetap keras seperti karang di laut. ia menolak. dan mengusir bunda dari gubuknya.

Pertolongan Allah datang. hati karang mulai meluluh. (Bersambung…)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

MABA?

Magnet Putih  atau Hitam Untuk Mahasiswa Baru

“Selamat Datang Para Mahasiswa Baru di Kota Pendidikan Yogyakarta. Nikmati Diskon  …(sekian)% di ……….(Sensor-nama perusahaan) kami. Pastikan sebagai  Anda Sebagai Pengunjung Pertama Kami. Segera Kunjungi  Toko Kami!

Alamat: ………… No.Telepon: ………..”.

Saudaraku, Itulah sepenggal kalimat yang membanjiri email setiap mahasiswa baru di Yogyakarta sekitar dua, tiga tahun yang lalu. Dan saya lebih terkaget-kaget ketika mengetahui bahwa nama toko (perusahaan) yang tercantum dalam kalimat tersebut adalah salah satu diskotik terbesar di Yogyakarta(Wow Luar Biasa!).Ya mungkin inilah tantangan dakwah di abad 21, abad dimana orang sudah tidak malu lagi untuk mempromosikan sebuah kedzoliman kepada khalayak orang banyak. Mata kita serasa sulit untuk membedakan mana yang baik dan mana yang batil, dilain pihak kita sebagai seorang muslim yang percaya bahwa islam adalah satu-satunya jalan terbaik dalam kehidupan, enggan untuk bergerak. Kaki kita serasa berat untuk mengajak dalam kebaikan, padahal seruan Allah untuk kita semua sudah jelas!

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kenajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung” (Ali Imran: 104).

Sudah jelas bukan?.Saya teringat perkataan seorang teman “Eh ngapain sih kita harus capek-capek ngurusin Maba? Rapat terus, Padahal mahasiswa yang lain sekarang lagi liburan dan refresing”. Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya mengibaratkan permasalahan ini dengan pertaruangan dua magnet yakni magnet hitam dan magnet putih.Magnet hitam adalah para musuh Allah yang senantiasa menarik sebuah besi (mahasiswa baru) untuk diajak mengkuti kemaksiatan (mabuk, pesta-pesta, budaya hedonis dll) sehingga melupakan Allah dan Islam. Lalu siapa yang akan menjadi magnet putih? Magnet yang menarik besi (mahasiswa baru) kedalam prestasi akademik, perestasi ibadah, prestasi akhlak dan prestasi-prestasipositif  lainnya? Mari kita jawab dengan semangat, bahwa KITAlah yang akan menjadi magnet PUTIH!.Saudaraku, ada beberapa alasan kenapa kita harus menjadi magnet putih bagi mahasiswa baru.

Mahasiswa Baru adalah Jenjang Peralihan

Mahasiswa baru (Maba) merupakan sebuah tahapan peralihan antara fase seorang siswa SMA dan dan fase seorang mahasiswa.Jika saya mencermati pola kebiasaan belajar dan prilaku adek-adek saya di fakultas, sekitar dua sampai tiga bulan pertama kebiasaan belajar dan prilaku mereka tidak pernah jauh dengan pola kebiasaan dan prilaku mereka di SMA.Sehingga sangat wajar dalam fase ini mereka mencari pola kebiasaan yang menurut mereka nyaman dan bisa menjadi panduan untuk menjadi seorang mahasiswa. Nah seharusnya kita bisa menjadi agent-agent islam yang bisa mengenalkan indahnya islam sedini mungkin kepada mereka. Kita tidak boleh kalah dengan para musuh islam yang begitu giat mengenalkan kemaksiatan bertopeng kesenangan kepada adek-adek kita.

Mahasiswa Baru Membutuhkan Prototype Indahnya Islam

Sebuah lempengan besi tidak akan disebut magnet jika lempengan tersebut tidak memiliki daya tarik untuk menarik besi-besi di sekelilingnya, begitupun dengan kita selaku magnet putih. Kita harus memilki daya tarik untuk menarik adek-adek kita dalam kebaikan dan mersakan indahnya islam. Apa daya tarik tersebut? Daya tarik tesebut adalah prototype atau kita sebut dengan keteladanan.Sebagai seorang mahasiswa baru yang baru menginjakan kaki di dunia kampus mereka membutuhkan sebuah keteladanan yang mencerminkan bagaimana seorang mahasiswa beribadah, belajar, dan bersosialisasi. Mindset pikiran mereka akan merekam kuat hal-hal yang mereka anggap sebagai sebuah hal yang harus diteladani dan diikuti. Jika kita mengenalkan kebaikan dan indahnya islam kepada mereka sejak awal maka mindset yang terbentuk adalah prototype seorang mahasiswa muslim yang berprestasi, berbeda jika mereka mengenal magnet hitam sebagai sebuah prototype, maka hura-hura dan kemaksiatan sejenisnya menjadi sebuah hal yang terekam kuat dalam pikiran mereka.

Pemikiran Mahasiswa Baru Belum Banyak Terwarnai

Mahasiswa baru lebih cenderung terbuka terhadap pemikiran-pemikiran yang baru mereka kenal.Sehingga banyak para musuh Allah yang dengan giatnya merasuki pemikiran-pemikiran mereka untuk melakukan dan meyakini hal-hal yang bertentangan dengan agama Islam. Pernah seorang teman berkata kepada saya “Wah kamu memang orang yang merasuki pemikiran-pemikiran Maba!” maka saya ingin menyatakan bahwa BETUL! Kita adalah pemberi kepemahaman tentang indahnya islam kepada mahasiswa baru. Kita jangan kalah dengan golongan magnet hitam yang terus menyimpangkan adek-adek kita dari Allah dan Islam.

Mahasiswa Baru Pewaris Risalah dakwah Kampus

“Akh tidak terasa kita sudah tingkat tiga ya, setahun lagi kita keluar dari kampus ini.Tapi sepertinya hanya sedikit adek-adek mahasiswa yang mau menerima amanah meneruskanestapet dakwah di kampus ini”.

Saudaraku mari kita cermati salah satu pernyataan salah seorang sahabat kita ini, masihkah kita berpikir bahwa kita akan selalu berada di kampus? Atau masihkah kita memilki pandangan bahwa kitalah yang akan selalu mengcover setiap kerja-kerja dakwah kampus? Jawabannya adalah mustahil dan sangat tidak mungkin!. Saudaraku sesungguhnya kerja dakwah kampus yang kita lakuakan secara alamiah akan terbentur dengan permasalahan waktu. Seorang kader dakwah kampus paling tidak memiliki waktu sekitar empat sampai lima tahun untuk terus berada di kampus, selebihnya setiap kader kampus yang telah lulus akan memasuki fase lingkungan dakwah yang baru yakni dakwah fropesi atau dakwah masyarakat. Selama ini sering terjadi permasalahan berupa penempatan posisi kerja dakwah yang tidak sesuai dengan perkembangan seorang kader dakwah.Saya sering mengeluhkan ketika ada seorang kader kampus yang seharusnya fokus membackup dakwah kampus tapi malah tersibukan dengan dakwah sekolah, bukan permasahan prioritas saja yang ingin saya tekankan tapi setiap fase dakwah merupakan ladang pembelajaran untuk mempersiapkan diri memasuki fase dakwah selanjutnya, dakwah sekolah di khususkan untuk mempersiapkan kader dakwah kampus, begitupun dakwah kampus dikhususkan untuk mempersiapkan kader dakwah untuk memasuki fase dakwah yang lebih luas dan kompleks yakni dakwah Sya’bi atau profesi. Setiap siklus dakwah tersebut harus terus berjalan, sehingga kita harus memilki system regenerasi dakwah yang sehat dari tahun ke tahun. Maka izinkankanlah saya bertanya kepada para pembaca sekalian,Siapakah yang akan menggantikan kita jika kita telah lulus kuliah kelak?

Baik, kalau sudah dijawab, saya ingin menceritakan sebuah percakapan dua orang sahabat kita,

A         : Akh sepertinya antum santai santai saja mengurus kaderisasi dakwah kampus kita ini? Mahasiswa baru sudah mulai berdatangan lho..

B      : Akhi yakinlah bahwa dakwah ini akan terus berjalan tanpa adanya kita, jadi pasti akan selalu ada kader-kader yang akan menggantikan kita semua, kita lihat saja nanti pasti ada mahasiswa baru yang datang ke sekertariat kita untuk mendaftar.

Bagaimana komentar anda? Untuk menjawab hal tersebut saya teringat dengan tausyiah salah seorang mantan ketua LDK di kampus saya, beliau mengatakan,

“ Akhi..ukhti.. janji Allah itu tidak pernah ada yang salah, dan pasti akan terjadi. Allah menjanjikan kepada kita bahwa jalan dakwah ini tidak akan pernah sepi dari para kesatria-kesatria dakwah, mereka akan menggantikan orang-orang yang enggan atau bosan membersamai jalan ini, tapi bukan berarti antum antumna hanya berdiam diri, menunggu datangnya hujan tanpa menyiapkan tong besar untuk menampung airnya. Bisa jadi Allah telah menyiapkan para kader-kader dakwah tangguh untuk berjuang di kampus kita, tapi kita semua tidak pernah bergerak untuk menjemput mereka!, Jika ada sumber mata air di gunung yang mau kita manfaatkan untuk kepentingan orang banyak di kampong, maka kita memerlukan perantara berupa pipa-pipa dan antum antumnalah pipa-pipa tersebut, antum antumna adalah perantara penjemput estapet dakwah kita kedepan, Jadi marilah kita bergerak! Kita tidak bisa berdiam diri! Apakah kita mau mengalah bila dibandingkan dengan militansinya para musuh-musuh Allah di luar sana?”.

Saya rasa sudah jelas, jawabannyaadalah mahasiswa baru.mahasiswa baru adalah pewaris risalah dakwah kampus untuk dua atau tiga tahun kedepan, mereka harus kita jemput untuk membesamai jalan dakwah ini. Sehingga bukan menjadi sebuah hal yang tabu jika kita merapatkan barisan membuat strategi untuk menjemput pewaris peradaban Islam. Ali bin abi thalib radiallahuanhu berkata “Kebatilan yang terstruktur akan mengalahkan kebajikan yang tidak terstruktur”mari kita menyadarkan diri, bahwa sungguh sangat banyak magnet-magnet hitam musuh Allah yang siap menarik mahasiswa baru dalam dunia kedzoliman, sungguh aneh jika kita yang mengaku dan merasakan indahya islam ini hanya berdiam diri tak bergerak sama sekali. “Mari kita bergerak dalam kebaikan, karena sesungguhnya syurga itu diperuntukan untuk orang-orang yang bergerak”. Bersiaplah!, halaman-halaman selanjutnya kita akan mencoba bersama merencanakan strategi-strategi untuk menjemput para kader dakwah yang telah dijanjikan Allah SWT.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

LOWA (Low Of Atraction ) Journey To Ambon Island

Prolog

Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat diasaat aku lemah, mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat saat anak dan cucuku saat membaca kumpulan cerita ini, Amiin.. (Terinspirasi dari kak ario dan akh rama) “saya sadar bahwa sya adalah orang biasa, tapi saya juga sadar bahwa saya  harus terus berikhtiar dan saya yakin suatu saat saya bisa menjadi seorang yang Luar Biasa!…”

Allah memiliki cerita indah dibalik setiap keputusannya

Setelah menjalani ujian blok 12 tanggal 23 juni 2010, ada beberapa agenda yang sudah saya persiapkan untuk mengisi liburan yang cukup panjang ini, yang pertama adalah menfaatkan moment muktamar untuk berwirausaha dengan tujuan uang hasil yang didapat bisa dimasukan untuk kas LDF (Lembaga Dakwah Fakultas), ini merupakan salah satu grand designe yang kami buat diawal kepengurusan yakni menjadikan LDF kami mandiri finansial 2011, yang kedua saya harus mulai memikirkan dan menggarap KTI (Karya tulis ilmiah) karena hal tersebut merupakan salah satu target yang harus saya kerjakan di tahun 2010. Ketiga saya harus bisa maksimal dalam kepanitiaan mahasiswa baru dan mempersiapkan terkait perekrutan dan ramadhan di Fakultas, saya berpikir bahwa kerohanian islam harus menjadi lembaga yang bisa berkontribusi banyak dalam mengenalkan islam kepada mahasiswa baru. Keempat saya harus memulai untuk berdakwah akademik dengan cara memperbaiki cara belajar saya, saya tidak bisa memungkiri bahwa nilai saya terseok-seok dengan pola belajar yang saya tepakan dan kesibukan organisasi yang tidak bisa saya hindarkan, di tahun ini juga saya mempunyai target untuk menjadi asisten praktikum IT yakni satu-satunya peluang asisten bagi mahasiswa FK, karena untuk praktikum selain IT asisten hanya bisa didisi oleh mahasiswa yang sudah lulus (S.ked) atau dokter. Anda percaya dengan low of attraction atau prof. yohanes surya menyebutnya dengan Mestakung (Semesta Mendukung)? Baik dalam kalimat sederhana saya menyebut LOWA sebagai seribu jalan kemudahan yang Allah SWT berikan bagi setiap hambanya yang focus/ istiqomah terhadap cita-cita atau targetan yang ingin ia dapatkan. Bismillah..sekitar seminggu sebelum ujian akhirnya saya menyepakati untuk berkerja sama dengan salah seorang teman saya bernama Hengki dalam hal penyewaan barang dan stand untuk berwirausaha di arena muktamar satu Abad muhammadiyah yang kebetulan diselenggarakan di kampus kami UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), saya sendiri mengatasnamakan LDF, ada beberapa alasan kenapa saya memilih Hengki untuk menjadi partner, salah satu alasan kuatnya adalah Hengki sudah cukup berpengalaman terkait kewirausahaan setidaknya saya dan teman-tman LDF bisa belajar banyak dari beliau. Sekitar dua hari setelah kesepakatan tersebut saya berkenalan dengan salah satu pemasar peci yang bernama pak herman ketika mengantarkan teman dari Tasikmalaya untuk bersilaturahmi dengan beliau di Jogja dan Alhamdulillah Mestakung (alam semesta mendukung) kembali bekerja, lewat pak Herman saya direkomendasikan untuk mencari barang-barang souvenir dari Tasikmalaya tepatnya di Rajapolah (Pusat kerajinan Tasikmalaya)  dan beliau merekomendasikan beberapa nama toko yang menjadi langganannya. Akhirnya saya dan Hengki menyepakati bahwa lahan yang akan kami geluti adalah cendramata khas jogja dan baju batik, untuk gantungan kunci kami sudah mendapat kenalan lama yakni Pak Dadang asli sunda yang kini menetap di jogja, setelah bersilaturahmi kerumahnya kami sepakat untuk bekerja sama. Untuk batik rencananya kami mengambil dari sahabat kami Faza, beliau adalah salah satu PH (pengurus Harian) di LDF ntuk hal ini kami tidak usah repot-reput lagi karena beliau sudah paham dengan kami, sedangkan untuk baju koko saya mengontak teman SMA saya di Tasikmalaya yang memiliki grosir pakaian koko bordel khas gobras Tasikmalaya. Nama stand yang kami dirikan adalah Ikhtiar Cendikia (IC) yang merupakan bagian dari IC Medica Grouf, dengan harapan semoga ikhtiar yang kami lakukan disertai dengan analisais dan prediksi yang tepat serta mendapat ridho dari Allah SWT. Saya sering shearing bersama Hengki terkait kewirausahaan, beliau mengatakan bahwa dalam hal kewirausahaan hal pertama yang kita butuhkan adalah keberanian untuk melangkah, banyak sekali orang di dunia ini yang merencanakan tapi tidak pernah diikuti dengan sebuah langkah konkrit berupa tidakan, mereka takut dengan kegagalan, merka terlalu takut dengan spekulasi-spekulasi akurat yang mereka pikirkan sendiri. Sebaliknya dibutuhkan seseorang yang berani mengambil tidakan untuk memulai, ibarat seseorang yang sudah berilmu ia mulai mengaplikasikan dengan amal maka keberanian untuk memulai adalah kuncinya, tak peduli apa yang dikatakan orang-orang di sekelilingnya ia selalu mengeliminasi setiap pikiran negative yang mempengaruhinya dan mensubstitusi dengan hal-hal positif yang membangkitkan semangatnya. Tanggal 25 Juni 2010 saya memimpin syuro terakhir sebelum liburan dengan seluruh pemandu mataf (Masa Ta’aruf), dua hari sebelum itu saya memaparkan tentang konsep perekrutan mahasiswa baru dan konsep ramadhan dalam syuro PH, semua ph paham dengan kesepakatan agenda-agenda yang sudah kita sepakati bersama, deadline, pj dan konsep sudah kami sepakati. Seminggu sebelum ujian saya mencoba merealisasikan target yang kedua yakni mulai mengarap KTI, saya mengumpulkan tiga orang teman untuk menjadi sebuah tim yakni Dian Sidiq, Ayu dan Mba Inus, kami sepakat untuk melobi dr. Titiek sebagai pembimbing dan Alhamdulillah beliau menyetujui, tanggal 26 seharusnya kami kumpul kembali dengan dr.titiek tapi hampir semua anggota termasuk saya harus pulang kampung, jadinya Ayu yang bertugas untuk bertemu dengan dr. Titek dan kami sepakat setelah liburan kami harus focus kembali.  saya berencana pulang sore itu juga setelah syuro pemandu, sekaligus mempesiapkan daftar list barang-barang yang akan saya beli untuk stand nanti, saya berpikir ini adalah sebuah moment yang tidak boleh di lewatkan oleh LDF walaupun tidak semua ph yang bisa membantu dikarenakan sibuknya Muktamar dan sudah masanya libur untuk pulang kampung, dank as LDF sedang kososong, saya putuskan modal untuk stand ini saya ambil dulu dari buku tabungan pendidikan yang saya miliki, saya dan hengki bersepakat untuk membagi dua pengeluaran dan keuntungan, saya selalu ingat perkataan pak SBY yang mengatakan bahwa kita harus mencoba berpikir “Out Of The Box” berpikir untuk selangkah lebih maju dari orang lain, dan berpikir diluar dari focus yang biasa orang pikirkan. Sebelum pulang saya dipanggil Akh syahru ketua UKI JAA (Unit Kerohanian Islam Jamaah Al-Anhar) sebagai induk dari LDF kami, ”Akh antum ada agenda pas tanggal 1-5 Juni nanti?, antum ga ikut panita Muktamar kan?”, “Untuk panitia saya ga ikutan akh tapi ada rencana untuk membuka stand LDF pas muktamar nanti”, “Oh gitu, insya Allah sepertinya itu bisa di wakilkan ke staf antum ya, berarti insya Allah antum tidak memiliki agenda urgent untuk tanggal tersebut”, “Afwan memang ada apa akh?”, “Antum ikut ane ke cara Munas FSLDKN (Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional) di Ambon ya?”  (Bersambung…)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

NYANYIAN HATI UNTUK TERUS MEMPERBAIKI DIRI

Sahabat…

Jika hati ini tak kuasa menahan fitrah cinta dariNya

Maka bersabarlah azamkan hati bahwa sekarang saatnya untuk segera memperbaiki diri

Saat mulut ini basah dengan lantunan ayat suci..

Maka yakinlah disana Allah telah menyiapkan seseorang yang senantiasa akan mengajak dan mengingatkan untuk terus menjaga al-quran di hati..

Jika kau menjaga dirimu dari berzina (pacaran) serta menjaga pandangan dari yang bukan muhrimmu

Maka yakinlah nan jauh disana Allah telah menyiapkan seseorang yang menjaga kesuciaannya menjaga hati dan akhlaknya karena Allah agar semuanya tersimpan rapi sampai Allah mengenankan waktu itu tiba

Jika kau selalu tepat waktu untuk shalat berjamaah di masjid…

maka yakinlah disana Allah telah menyiapkan seseorang yang senatiasa selalu tepat waktu dalam shalat, rajn, gesit bekerja dan sedang mempersiapkan diri untuk mendidik generasi mujahid 2 islam..

Sahabat… Jika kau istiqomah dalam berjuang

Maka ingatlah bahwa Allah telah menyiapkan seseorang yang siap untuk mendampingi  perjuanganmu, kecerdasan dan kepintarannya tidak lantas mengalahkan rasa hormat kepada imamnya, ia bersedia ketika kau ajak membaktikan ilmumu di daerah terpencil, ia bersedia untuk siap hidup bersusah payah dalam berdakwah karena prinsip hidupnya sama dengan prinsip hidupmu “Barangsiapa menolong agama Allah, maka Allah akan menolong hambanya”

Sahabat..tak perlu kita tahu siapakah dia?…..

Jika sudah tiba waktunya cukuplah Allah yang mentakdirkan waktu pertemuan kita dengannya

Namun hal yang ditulis diatas janganlah menjadi sebuah landasan utama..

Jadikanlah Allah tujuan utama kita dan hal diatas sebagai salah satu penguat  untuk terus istiqomah memperbaiki diri…

Sahabat ingatlah Janji Allah “Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji,dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji pula,  sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik pula” (An-Nur:26)

Mari memperbaiki diri, dan bersemangat mencari ilmu!!!!

Yogyakarta, 19 Juli 2010

Saatku merasa sendiri

Hendri Okarisman

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment